ASSALAMUALAIKUM. KELUARGA BESAR GURU DAN SISWA SMP NEGERI 1 LECES MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI SMP NEGERI 1 LECES. SEMOGA BERMANFAAT. WASSALAMUALAIKUM WR WB.

Minggu, 17 Mei 2015

PENGUKUHAN DEWAN KERJA SEKOLAH (DKS) PANGKALAN GUDEP SMP NEGERI 1 LECES DI PUNCAK BREMI

Apel pemberangkatan oleh Urusan Kesiswaan (Dra. Nanik)
Leces, 17 Mei 2015
Liputan : Mr. Didik Soed-Oke
      Sejumlah 5 regu penggalang terdiri dari 2 regu putri dan 3 regu putra  diberangkatkan oleh  Urusan Kesiswaan  SMP Negeri 1 Leces (Dra. Nanik) jum'at 14 Mei 2015 menuju bumi perkemahan Bremi. Dalam sambutannya  Dra. Nanik berpesan untuk bahwa regu yang diberangkatkan ke Bremi ini adalah regu terpilih sehingga diharapkan menjaga ketertiban mematuhi perturan tata tertib,  himbuan  ketua regu dan Kakak Pembina yang lain. Lebih penting lagi menjunjung tinggi nama baik Gudep SMPN 1 Leces. Demikian Nanik memberikan sambutan pada apel  pemberangkat an ke Bremi. Kegiatan ini nantinya berlangsung hingga hari Sabtu, 17 Mei 2015 jam 15.00 WIB.
Apel Pemberangkatan
Menurut Handono, pembina Pramuka SMPN 1 Leces bahwa Kegiatan ini terlaksana sebagai realisasi Program Kerja Gudep SMPN 1 Leces 2014/2015 di penghujung tahun pelajaran, diharapkan terlaksana kegiatan pramuka di SMPN 1 Leces terlaksana dengan efesktif dan efisien. Pembina Ekstra Kurikuler Pramuka I'in Pramuka Iin Indrawati selanjutnya memimpin do'a bersama  agar senantiasa dalam melaksanakan kegiatan ini mendapatkan lindungan Tuhan Yang Maha. Esa
     Selanjutnya semua regu dengan didampingi Pembina Pendamping dan Dewan Kerja Ranting Gerakan Pramuka Leces diberangkatkan dengan menggunakan 3 kendaraan Bison dan Elf menuju ke Bremi tepat jam 03.30 WIB.
Atas : Pembina Pramuka  Bawah Kak Handono dan Kak Iin Indrawati
 
        Tujuan perkemahan adalah di Ayer Dingin Bremi. Secara geografis, Gunung Argopuro termasuk Cagar Alam Dataran Tinggi Iyang seluas 15.000 ha, terletak di sebelah utara Jember dan barat daya Bondowoso, dan sebelah barat Probolinggo Jawa Timur. Dari segi administratif, terbagi dalam tiga wilayah kabupaten, yaitu
Probolinggo, Jember, dan Situbondo. pendakian Argopuro teramat unik. Menantang setiap penjelajah untuk mendakinya.
Betapa tidak, tanjakan dan turunan silih berganti menyambut. Sebelum puncak
digapai, medan bergelombang itu seperti tiada habisnya. Lebih eksoktik lagi keindahan alam Bremi di hiasi dengan 2 Air terjun yang Indah
Bloger Bersama Pembina dan Peserta
Air terjun menambah pesona eksotik yang luar biasa. Memang tidak mudah untuk mencapai air terjun. Bloger mencoba  meniti keindahan  air terjun    ini. Perjalanan dari Probolinggo melewati Pajarakan-Krucil memang memerlukan konsentrasi tinggi. untuk menuju Ke air terjun, melalui jalan pos PT Perhutani  (Jalan Utara Masjid Al-Barokah ke TImur). Selanjutnya  harus menempuh jalan Kaki kurang lebih 7 km. Beruntung Bloger waktu itu ditemani oleh Kak Iin Indrawati dan Kak Yanuar yang rela menjemput Bloger dari Pos Perhutani. Perjalanan semula Indah menikmati rimbunnya hutan mohoni dan kopi setelahnya harus melewati jalan setapak. Menjelang 5 km selanjutnya perjalanan dihadapkan pada 2 (dua) pilihan yakni jalan setapak atau jalan melalui pipa air bersih.

Meniti Jalan setapak atau meniti pipa air agar sampai tujuan
Menuju air terjun yang tercepat adalah dengan meniti pipa air namun karena membutuhkan keseimbangan prima dan riskan apabila jatuh karena bloger membawa perangkat.
       Beruntung Kak Iin Indrawati rela untuk membawa ransel Bloger yang berisi camera dan handycam. memang terlalu resiko bila melewati pipa air minum resiko licin, jatuh itu menjadi bumbu penyedap meniti hingga sampai air terjun.  Bila melewati sungai beberapa dianyaranya memang dangkal namun batuan  besar licin dan suhu air sungai teramat dingin.
       Beberapa peserta DKS sepertinya lebih nyaman melewati jalan setapak daripada berisiko melewati pipa Air Minum. Ini lebih aman dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan.
Usai apel pagi pengukuhan DKS SMPN 1 Leces

Keindahan Eksotik Bremi
Setiba di air terjun dengan nyaman dan semangat yang luar biasa akhirnya tujuan tercapai.
        Disinilah disaksikan tebing dan deburan air terjun . Ikrar DKS diucapkan akan senantiasa dengan tulus ikhlas mengabdikan diri dalam mengemban tugas-tugas di Gugus Depan SMPN 1 Leces. Senantiasa berbudi pekerti luhur dalam mengabdikan diri Melalui Gerakan Pramuka di SMPN 1 Leces.
       Cuaca cukup terang meski sinar matahari terhalang oleh tebing sekitarnya. Kurang lebih selama 2 jam berada di air terjun selanjutnya perjalanan  kembali Ke Ayer Dingin.  Beberapa jalan dilalui termasuk melewati tebing yang menyerupai Stalakmit. Beberapa diantara peserta minta untuk di abadikan disana.
Sang Penolong Bloger : Kak Iin dan Kak Yanuar
Tak bosan-bosanya perjalan ini menambah semangat untuk kembali ke Perkemahan di Ayer Dingin  Bremi.
Sepanjang perjalanan meniti jalan setapak untuk mendapatkan pengalaman yang tak pernah terlupakan.
Jayalah Pramuka SMPN 1 Leces, Semoga menjadi Pribadi yang tangguh, ulet, berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab.

(Mr. Didik Soed- Oke / 17/05/2015)
 

Selasa, 12 Mei 2015

MENAPAK PULAU BALI 2015 UNTUK HADIRKAN KENANGAN YANG MENYEJUKKAN HATI

Persiapan Pemberangkatan oleh Wakasek dan Ketua Panitia
Leces, 11 Mei 2015
Liputan : Mr. Didik Soed-Oke
          Mengakhiri kegiatan akademik kelas IX setelah mengikuti Ujian Nasional 2015. SMP Negeri 1 Leces menyelenggarakan Wisata ke Pulau Bali yang diselenggarakan mulai hari Jum'at 8 Mei 2015 dan berakhir pada hari Minggu Malam Minggu 10 Mei 2015. Sebanyak 114 siswa/peserta mengikuti kegiatan wisata yang diberangkatkan dengan 2 armada  Bus Akas IV.
       Sore 8 Mei 2015 jam 16.40 WIB dibuka oleh wakasek SMPN 1 Leces Erwin Supriyadi, S.Pd  mengingat Kepala SMPN 1 Leces Drs. Wiyono, M.Pd sedang mengikuti Diklat Akreditasi Sekolah  di Surabaya. Dalam sambutannya Erwin menekankan  senantiasa menjaga ketertiban dan kebersamaan karena yang kita kunjungi meski daerah wisata namun ada kultur masyarakat yang berbeda dengan masyarakat kita menghormati budaya Bali, utamanya menjaga ketertiban pada saat bermalam di hotel. Lebih lanjut Ketua Panitia Wisata Bali  Titin Sumartini, SS. untuk tetap mematuhi dan berkomunikasi dengan kelompok masing-masing yang sudah dibentuk agar lebih mudah mengkoordinasikan. Pada tahun ini kegiatan Wisata masih bekerja sama dengan biro jasa Wisata 'RONA TOUR  & TRAVEL"  Seperti Tahun Sebelumnya (2014).
Berada dalam kapal Penyebrangan Ketapang - gilimanuk
Selama perjalanan lalu lintas darat cukup padat merayap sehingga  rombongan baru dapat melaksanakan sholat jama' Isyak dan Maghrib di Masjid Rahmat, Kembang Sambi pasir putih Situbondo jam 20.00 WIB. Dengan tertib segenap peserta melaksanakan sholat jama'  hingga usai 40 menit kedepan, selanjutnya Rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Pelabuhan Ketapang. Tepat 23.15 WIB sampai di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi meski dengan antri yang luar biasa sehingga berhasil diseberangkan jam 03.40 WITA sudah sampai di Gilimanuk dan melanjutkan perjalanan kembali.
 
       Jam 5.00 WITA rombongan berhenti di Masjid Jami' Nurut Taqwa Yehsumbul Kabupaten Jembrana untuk melaksanakan sholat subuh bersama. Kuranglebih 60 menit usai sholat berjamaah rombongan melanjutkan perjalanan kembali, lalu lintas sepanjang perjalanan di pulau bali memang padat merayap beriring iringan dengan beberapa bis dan kendaraan truck menuju Denpasar.
Sholat Subuh bersama di Masjid Jami' Jembrana Bali
 Berikut ini perjalanan ringkas selama Wisata di Pulau Bali


Bali, 9 Mei 2015
09.00 WITA    :  Sarapan Pagi di Kampung  Kertalangu Pusat Kerajinan Rakyat, Pertokoan
11.00 WITA    :  Tiba di Monumen /Museum Bali
12.00 WITA    :  Menikmati Indahnya Tebing dan Pantai Pandawa
02.15 WITA    :  Menikmati Indahnya Tanjung Benoa, Makan Siang, Sholat, Lihat Ke Dunia Penyu
                        dengan  menaiki perahu motor (Boat)  Rp. 40.000,- (Empat puluh Ribu Rupiah)
                        per-jiwa  dan HTM (Karcis) Lokasi Dunia Penyu: Rp. 5.000,- /orang.
16.00 WITA    :  Indahnya Panorama Pantai Kuta menyaksikan Matahari Tenggelam di ufuk Barat
17.30 WITA    :  Menuju "Krishna" untuk membeli oleh-oleh Kaos, Gerabah, dan lainnya Khas Bali
19.45 WITA    :  Back to Hotel Lavarta  di Jl. Pidada No. 27 untuk makan malam, Istirahat, Nge-charge
                        fisik supaya esok lebih bugar.


Bali, 10 Mei 2015
08.30   WITA  :    Sarapan Pagi di Hotel Lavarta
09.00  WITA    :   Menunggu dengan senyuman dan guyonan dengan Guide hingga Perbaikan AC Bis 2
                          selesai
10.15  WITA    :   Menuju Lokasi Cening Bagus, pusat oleh-oleh jajanan dan kerajinan rakyat Bali
13.00  WITA    :   Perjalanan menuju Bedugul menikmati Indanya pemandangan di Bedugul sambil makan
                          siang
 15.00 WITA     :  Menuju Pabrik Kata-kata "JOGER" sambil sholat, antre panjang untuk bayar    
                          kasir A hingga N penuh karena pembeli menyemut. Ngantri lebih dari 2 Jam di  kasir D
18.30 WITA     :   Perjalanan padat merayap Tiba di Tanah Lot  tidak bisa masuk lokasi karena jam wisata
                         sudah usai/tutup,  Rombongan untuk sholat dan keperluan  lain di sekitar tanah lot
19.30 WITA     :  Perjalanan pulang menuju probolinggo
22.00 WITA     :  Makan Malam di rumah makan Bidadari Negara-Bali sambil menununggu untuk sholat
                         Jamak bagi yang di tanah lot tadi yang belum sholat
11.30  WITA    :   Masuk di Pelabuhan Gilimanuk Antre Untuk menyeberang

11 Mei 2015 :
00.00  WITA   :    Mengantre masuk Kapal Penyebrangan di Gilimanuk
02.30  WITA   :    Masih berada di Kapal Penyebrangan di Gilimanuk-Ketapang
04.10  WIB     :    Menyeberang Sukses Tiba  di Pelabuhan Ketapang
05.00  WIB     :    Sholat Subuh di Masjid Asembagus Situbondo
10.00  WIB     :    Sampai di SMPN1 Leces dengan Selamat.

Sarapan Pagi di Kampung Kertalangu

Di musium perjuangan Bali menebar senyum untuk dunia

Pantai Pandawa meski Baru namun membawa pesona luar biasa

Manusia terbang di Pantai Pandawa

Menikmati Indahnya Pantai Kuta Bali

Pesona Kuta mengobati kepenatan perjalanan panjang menuai senyuman

Lavarta Hotelku mengijinkan semuanya untuk  nge-charger fisik hingga esok lebih baik

Sarapan Pagi Yuuuk.....  di Lavarta Hotel Bali

Berada di Rumah makan Bidadari Negara Bali untuk makan malam dan Sholat

Guide Bli Zhu Zhu Cepuk menemani selama Perjalanan... Terima kasih Bli.....

Sabtu, 02 Mei 2015

KIAT DUKUNG SEKOLAH ADIWIYATA MELALUI PERINGATAN HARI BUMI 2015 DI SMP NEGERI 1 LECES

Leces, 2 Mei 2015                            By : Mr. Didik Soed Oke                              Sabtu yang cerah ini di awali dengan dengan apel pagi dalam rangka memberikan apresiasi  beberapa siswa yang berprestasi dalam rangka memperingati hari Bumi 2015 sebagai manifestasi SMP Negeri 1 Leces terhadap implementasi  adiwiyata sekolah. Beberapa lomba-lomba antara lain : Lomba Melukis/ poster pada tong sampah dan Lomba Mading 2 dimensi yang sudah dilaksanakan pada minggu lalu.(April 2015).        Hari Bumi Sedunia merupakan hari pengamatan tentang bumi yang diperingati secara internasional setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Hari Bumi pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang ditinggali oleh manusia saat ini yaitu bumi.   Salah satu caranya  adalah dengan mengubah perilaku yang merusak alam menjadi perilaku yang selalu cinta dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Pengumuman Juara Oleh Urusan Kesiswaan Dra. Nanik
       Sehubungan dengan Kepala SMPN 1 Leces (Drs. Wiyono, M..Pd)  ada kegiatan Koordinasi terkait Ujian Nasional dengan pengawas ruang, dan pengawas Dikmen di Cafentaria Leces maka kegiatan apel dipiimpin oleh wakil kepala Sekolah yakni Erwin Supriyadi, S.Pd. Dalam sambutannya bahwa kita perlu peduli pada lingkungan utamanya Bumi kita yang nantinya masih berlangsung bagi generasi-generasi selanjutnya. Hari Bumi momentum tepat untuk di apresiasi agar bumi kelak dapat bermanfaat bagi diri kita dan orang lain.        Lomba melukis poster pada tong sampah sudah terlaksana pada tanggal 22 April 2015 sedang lomba Poster terlaksana  29 April 2015.  Lomba melukis poster pada tong sampah dengan Juri Erwin Supriyadi, S.Pd (Wakil Kepala Sekolah) dan Cahya Himawan  (Guru Mata Pelajaran Seni Budaya). Adapun Tim Juri Lomba Majalah Dinding 2 Dimensi Drs. Agus Priyo Santoso (Guru Bahasa Indonesia), Cahya Himawan, S.Pd (Guru Seni Budaya) dan Annisa Febriyanti L, S.Sos (Pembina Ekstra Kurikuler Jurnalistik)                                                      
Salah satu peserta yang tengah mempersiapkan lomba Mading
Menurut Anisa  Febriyanti, S.Sos salah satu Juri Mading 2 dimensi beberapa hal yang wajib diperhatikan  pada lomba mading 2 dimensi antara lain 1) Isi mading harus sesusai dengan tema hari Bumi yakni Mengenai kepedulian lingkungan, Sumber tulisan bebas harus ada susunan redaksi, salam redaksi, artikel mengenai Kepedulian lingkungan. Semua naskah ditulis dengan tangan dan dapat di baca. Sedang Kriteria Penilaian terdiri dari Kreativitas, Kesesuaian tema, Kemunikatif, Inovatif dan Edukatif, Kelengkapan Isi, Tata Bahasa, Tata Letak, Kebersihan dan kerapian.
       Pemenang lomba lukis poster tongsampah antara lain :
1. Juara I kelas 9D (Ketua Istifadoh Nurbadriah- Wali Kelas Imam M.Nur
2. Juara II kelas 8F Wali kelas Ibu Tulus Rahayu, S.Pd ) Juara III kelas 8G (Ketua Sherly Puspita Sari- Wali Kelas Wahyuni Nurhayati, S.Pd.     
Aktivitas Lomba Lukis poster tong sampah
Sedang Juara Lomba Majalah dinding 2 dimensi :
1.  Juara I kelas 7 D kelas 7D Pimred Anita Nur Faizah, wali kelas Yon Suparjo, S.pD
2. Juara II kelas 7 B Pimred Eka Alviani - Wali kelas M. Hafit, SE
3. Juara II kelas 7C Pimpred Madinatul Hasanah, Wali kelas Silvia  Rachmawati, S.Pd
4. Juara Favorit Juri  = kelas 8E Pimred Achmad Arif Firmansyah - Wali Kelas Drs. Supriyadi

Hadiah-hadiah di serahkan pada apel pagi sebagai bentuk kepedulian. peserta terhadap lomba yang sudah terselenggara sebelumnya


Juara-juara pada lomba mading 2 dimensi peringatan Hari Bumi

                                                                                                                   

Senin, 27 April 2015

DANRAMIL 03/ LECES BERIKAN WAWASAN KEBANGSAAN DAN BELA NEGARA PADA APEL SENIN PAGI

Kapten Inf. B. Sudarsono bersama  Kepala Sekolah dan Guru SMPN 1 Leces
Leces, 27 April 2015
Liputan : Mr. Didik Soed-Okee

     Nuansa berbeda pada senin pagi tadi. Jajaran Koramil 03/ Leces, TNI sebagai unsur bagian masyarakat, kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan melakukan sosialisasi sesuai instruksi Dandim Probolinggo.
      Danramil  03/ Leces Kapten Inf Bambang Sudarsono didampingi Sertu  Mudha  sudah  hadir  di SMPN 1 Leces jam 06.30 WIB di terima langsung oleh Kepala Sekolah (Drs. Wiyono, M.Pd) untuk minta ijin sosialisasi tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. Hal ini disambut baik mengingat hari senin ini memang terjadwal apel pagi.
 
Suasana apel pagi  Bersama Danramil 03/Leces
 Dalam waktu yang tidak terlalu lama pengurus OSIS dibawah kepemimpinan Rikza (Ketua OSIS) telah mengkondisikan suasana apel pagi. Dalam apel pagi tersebut  Kapten Inf. B. Sudasono selaku pemimpin apel menyampaikan sambutan tentang ” 4 Pilar Kebangsaan”.yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Danramil Leces menekankan bahwa keutuhan Bangsa tergantung  kita sendiri. Namun apabila tidak memahami agama secara benar juga tentang pendalaman wawasan kebangsaan maka NKRI tinggal menunggu waktu menjadi sejarah bahwa negara Indonesia  pernah ada. Saat ini NKRI ini di goyang issu narkoba yang nantinya 15 - 20 tahun lagi  bila tidak diantisipasi mulai sekarang maka akan meruntuhkan sendi-sendi kebangsaan dan merusak mental generasi muda.Selain itu ada paham radikalisme dalam agama dijadikan alat untuk mencari golongan sendiri untuk merongrong NKRI melalui basis eklusivisme dalam agama. Danramil juga menambahkan untuk tidak mengikuti paham ISIS yang sekarang sedang marak diperbincangkan. Jangan hanya karena iming iming surga atau bayaran tinggi menjadi tergiur untuk bergabung. Masuk surga dengan jalan membunuh sesama muslim walaupun beda pemahaman di mana mana tidak dibenarkan. Ini jauh dari prilaku Nabi kita Muhammad SAW yang mengajarkan untuk selalu memberi ketentraman dan kasih sayang sesama umat manusia.
Suasana Apel Pagi Kapt. Inf B. Sudarsono dan Sertu Mudha (Bawah)
     Untuk melatih semangat kebangsaan ini di awali dari niat pada diri sendiri mulai dari rumah dengan mematuhi apa yang diperintah oleh orang tua atau siapapun yang mengasuh siswa ketika dirumah. Demikian pula di sekolah, perlu untuk mematuhi perintah dari bapak dan Ibu guru  demikian seterusnya sehingga dengan masing-masing dalam kelompok memiliki pemimpin tertinggi di rumah patuh pada orang tua, di sekolah mematuhi aturan tata tertib dan mematuhi bapak/ dan Ibu Guru. 
        Tata tertib bila dijalankan akan menjadi Indah. Segenap unsur akan dapat memelihara keutuhan diri dalam kehidupan siswa ketika siswa berada di rumah, lingkungan rumah, di sekolah. Dengan tertib disiplin maka sendi-sendi kebangsaan akan stabil tidak akan mudah dan goyah. Demikian Sambutan Danramil 03/ Leces Kapten Inf. B. Sudarsono dalam sambutan apel pagi di SMP Negeri 1 bersama segenap masyarakat sekolah.
Usai apel Danramil mengucapkan terima kasih kepada kepala SMPN 1 Leces (Drs. Wiyono) atas kesediaan waktu yang di luangkan untuk diberi kesempatan   sebagai pemimpin apel menyampaikan informasi aktual melalui apel. Pagi.  

Sabtu, 25 April 2015

MENITI JATI DIRI MELALUI RENUNGAN QALBU

Dari kiri  : Drs. Wiyono, M.Pd, Muchri Amin dan Imam Buchori
Leces, 25 April 2015
Liputan : Mr. Didik Soed-Oke
         Menyongsong kegiatan ujian nasional 2015, SMP Negeri 1 Leces menyelenggarakan kegiatan Motivasi "Renungan Qalbu" dengan sasaran siswa kelas 9 yang diselenggarakan 2 (dua) gelombang. Gelombang I  untuk siswa pria jam 12.00 s.d 14. 30  Sedang Gelombang ke II untuk siswi  jam 15.00 s.d  17.30. Peserta seluruhnya  siswa dan guru /wali kelas 200 orang sehingga   disesuaikan dengan kapasitas Masjid sekolah. Kegiatan ini diselenggarkan sesuai dengan program sekolah agar siswa dapat menggunakan 3 dimensi kecerdasan fitrah Allah SWT yakni Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual yang optimal.
Peserta RQ siswa kelas 9 SMPN 1 Leces  TA 2014/2015
                                           Pentingnya usia remaja dalam proses mencari jati diri perlu adanya motivasi agar terarah, terbimbing  dan yang  lebih penting kelak dalam kehidupannya dapat bermanfaat bagi orang lain. Krisis Identitas diri sering menjadikan para remaja mengangap hanya ingin dipandang dari  segi bungkus atau luarnya saja padahal yang lebih penting adalah kualitas diri dengan memiliki 3 kecerdasan yang berimbang yakni kecerdasan Intelektual (IQ), kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) dengan optimal maka akan mampu mendorong kesuksesan menjadikan seorang yang jujur, bersemangat, punya ide cemerlang dan berani mengambil keputusan demikian antara lain isi sambutan dari Drs. WIyono, M.Pd Kepala SMPN 1 Leces kepada para peserta Motivasi  Bimbingan Renungan Qalbu.
Peserta RQ siswi kelas IX SMPN 1 Leces TA. 2014/2015
2 orang motivator yakni Imam Buchori dan Muchri Amin merasa senang dan bangga hadir di SMPN 1 Leces dan Bangga pula kepada segenap guru yang hadir pada kegiatan ini.
     Dikemukakan oleh motivator bahwa orang-orang terdahulu pun dalam mencari jati diri memerlukan proses yang amat panjang di uraikan pula proses mulai Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim A.S hingga Nabi Muhammad SAW  pun juga mengalami proses mencari jati diri sebagai Nabi, Rasul  utusan Allah SWT.
      Dalam proses mencari jati diri banyak tantangan yang harus dihadapi namun berkat ketabahan iman dan taqwa Nabi-nabi telah dapat menemukan jati diri.Dengan berpijak landasan Rukun Islam, dan Rukun Iman maka akan memiliki Qalbu yang jernih
Para Guru SMPN 1 Leces yang mendampingi siswa kegiatan Motivasi RQ
 Dikemukakan pula oleh Muchri Amin lebih urgen bahwa setiap individu perlu untuk mengetahui makna hidup dari mana manusia mereka berasal,  mau kemana kelak setelah hidup dan apa tujuan hidupnya hal inilah dimensi spiritual sesungguhnya. Banyak orang terlalu bangga pada diri karena lupa dari mana mereka berasal, mau kemana setelah hidup sehingga mereka lebih banyak membaggakan sisi duniawi (Hedoisme). Hal inilah dibutuhkan kejernihan Hati/Qalbu sebelum mencari dan menemukan kebenaran. Adapun kebenaran hakiki yang sesuai dengan kehendak Tuhan Sang Pencipta  "Bacalah !, Tuhanmu-lah yang Maha Pemurah yang mengajar dengan Kalam. Mengajar Manusia apa yang tiada ia tahu (QS Al-Alaq 96:3-5).
Saling Memafkan  untuk diri sendiri

Motivator Imam Buchori bahwa hati manusia ibarat tanah tempat  bercocok tanam.  Sedang tanaman  adalah Ide, Visi dan gagasan sehingga tanah (hati) tidak boleh tercemar  dan rusak, jika tanah rusak/tercemar maka tanaman akan rusak pula bahkan bisa tanaman akan mati. 
      Ibu merupakan sosok sentral adanya kehidupan manusia. Siapapun pasti lahir dari rahim seorang Ibu. Meskipun dimasa kemudian seorang diasuh bukan orang tua sendiri. Adanya kematian didahului dengan adanya kehdupan. maka kemana lagi tujuan seorang jika kelak sudah mencapai masa "kematian". 
Pada sesi ini banyak peserta banyak yang air matanya menetes  diajak mengingat masa kecil dan perilaku terakhir yang kadang mengecewakan orang tua dan bahkan membantah. Bukan hanya itu saja kadang lupa dengan Tuhan sang Pencipta jangankan menjalankan perintahnNya. Menyebutpun kadang lupa. Segera Ucapkan Istighfar. !!.. Istighfar....!!. Astaghfirullah Hal Adzim !!! teriak Motivator yang disambut dengan isak tangis peserta.
             Kegiatan ini di akhiri oleh motivator  tips sukses menghadapi ujian Nasional tahun 2015  dan untuk saling instropeksi bahwa setiap individu pasti punya kesalahan manusia hanya derajat kesalahan yang membedakan, inilah  pentingnya saling memaafkan karena memaafkan bukan untuk orang lain tapi untuk diri sendiri, Demikian Imam Buchori  Sang Motivator menutup acara diikuti saling bermaaf-maafan para peserta maupun dengan guru
Hidupnya suasana kegiatan ini ditunjang  dengan ruangan tertutup sehingga peserta lebih fokus, perangkat audio visual yang memadai 2  LCD proyektor dan layarnya beserta perangkat  Audio, latar instrumen musik dan  efek suara tentunya kepiawaian orator tim Renungan Qalbu (Motivator) dalam menembus "Critical Area" dimensi pikiran para peserta. Ini  merupakan kerjasama kami dengan pihak sekolah yang luar biasa. kami ucapkan terima kasih atas dukungannya pada kegiatan ini demikian  dikatakan Imam Buchori usai acara mengakhiri untuk berpamit kepada kepala Sekolah dan Guru.
(Didik Soed-oke 25/04/2015)