ASSALAMUALAIKUM. KELUARGA BESAR GURU DAN SISWA SMP NEGERI 1 LECES MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI SMP NEGERI 1 LECES. SEMOGA BERMANFAAT. WASSALAMUALAIKUM WR WB.

Jumat, 27 Desember 2013

KELAS 9 E BELAJAR DAN MENGASAH KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DI KAMPUNG INGGRIS PARE KEDIRI (BAG.2)

Kepala SMPN 1 Leces memberikan perbekalan kepada peserta
Liputan : Mr. Didik Soed_oke
        Menyambung liputan blogger tanggal 24 desember 2013.  SMP Negeri 1 Leces telah memberangkatan siswa  9E untuk belajar ke kampung Inggris di Desa Tulungrejo Pare Kediri keberangkatan ini sekaligus menjemput kelas 8 E yang telah usai melaksanakan "English Camp" mulai tanggal 18 Desember 2013. Sebanyak 30 orang siswa kelas 9E yang yang diberangkatkan sebelumnya mendapatkan pesan-pesan dari Kepala Sekolah (Drs. Wiyono) untuk tetap menjaga nama baik dengan perilaku yang baik di kampung Tulung rejo selebihnya niatan terbesar adalah niatan untuk belajar hidup bersama dalam 1 pondokan harus tetap mengikuti aturan-aturan pondokan (Camp). 
Sementara siswa terpisah dengan keluarga selama  1 minggu. Hendaknya siswa lebih bijak dalam bersikap
 dan menentukan pilihan yang terbaik. Apapun yang terjadi selama di "English Camp" semua dalam koridor mendidik jadi orang tua di rumah tidak perlu dikabari  hal-hal yang membuat orang tua berpikir. Fasilitas makan sudah disiapkan oleh catering, fasilitas kesehatan lokasi "English Camp" berdekatan dengan rumah dokter dan rumah petugas kesehatan jadi tidak perlu di khawatirkan. Selanjutnya berdoa bersama dipimpin langsung oleh Kepala sekolah demikian paparan Kepala SMPN 1 Leces ( Drs. Wiyono) pada saat perbekalan di Lapangan basket. Dengan seragam khas kelas 9E semuanya tampak semangat dan ceria ketika akan diberangkatkan
Keberangkatan menggunakan 3 kendaraan, dua kendaraan ELF dan 1 kendaraan milik sekolah menuju ke Pare Kediri jam 08.00 WIB   
 Komite Sekolah(atas)  Kep.Sek di English Camp(bawah)
 Lebih menarik lagi keberangkatan di gelombang II (kelas 9E) ini juga ikut serta Komite sekolah yang juga turut serta mengantar rombongan ke Pare guna menyaksikan dan menyaksikan langsung kegiatan sekolah di Kampung Inggrris Pare-Kediri.
Ke Kampung Inggris merupakan kegiatan yang pertama setelah sekian tahun SMPN 1 Leces berdiri dan kegiatan ini mendapatkan respon baik dari orang tua jika hal ini sangat bermanfaat maka perlu diagendakan untuk kegiatan tahunan agar siswa lebih berpengalaman demikian menurut ketua komite SMPN 1 Leces  H. Ach. Mudjeri.
            Rombongan kelas 9 E tiba di Lokasi English Camp di Pare kediri tepat jam : 13.30 WIB langsung disambut oleh head master (Pimpinan lembaga) "The Awaraness" yakni Mr. Achmad Al-Farouq atau sering disebut Mr. Andre. dan disambut beberapa Tutor, antara lain : Mr. Imam, Mr. Revi dan Mr. Arifin. Pemimpin rombongan yakni Mrs. Titin Sumartini Basuki dari SMPN 1 Leces  langsung memberikan dokumen-dokumen peserta  gelombang 2 ini kepada Mr. Andre.  Tampak pembicaraan yang serius antara Mrs. Titin Sumartini Basuki dengan Mr. Andre dalam bahasa Inggris mengawali paradigma dan persepsi bahwa  memang di sini area berbahasa Inggris.
Mulai Kanan : Mr. Andre, Mr. Arifin, Miss Revi, Mr. Imam
Dari lembaga "The Awareness"  mengenalkan diri utamanya pada komite sekolah. yang  baru pertama kali berkunjung.
Mrs. Titin Sumartini Basuki selanjutnya memberikan penjelasan diruang tengah "Camp" perihal tata tertib dan pembagian kamar tidur masing-masing peserta.
          Bersamaan  di sisi ruang lainnya pula pada saat ini rombongan kepulangan dari kelas 8 E yang menuju Probolinggo dipimpin oleh Mrs. Evi Utami. Semua peserta menyalami para tutor "The Awareness" dan tak sedikit yang menitikkan air mata dan sesekali pula para totor  "The Awareness" mengelus kepala mereka  tanda kasih sayang mereka.  Menurut Andre, selama membimbing siswa SMPN 1 Leces membawa kesan tersendiri karena siswa benar-benar aktif, dinamis dan penuh dengan inisiatif sehingga sesi benar-benar hidup di luar dugaan.
Mulai kanan : Mrs. Uni, Mrs. Arik, Mr. Rama
 Selama di "English Camp" ada beberapa tenaga full time dari SMPN 1 Leces  yang mengawasi dan membimbing budaya-budaya maupun kebiasaan positif sebagaimana yang telah dilakukan oleh kelas sebelumnya (8E), yakni :  
Mr. Rama : Bimbingan Sholat, dan hafalan surat pendek dan budaya antre, tertib jadwal.
Mrs. Uni Sutarti  : Wali kelas 9 E  ini langsung mengawasi tatanan kehidupan sosial siswa selama mengikuti kegiatan dan aspek disiplin Camp.
Mrs. Arik  : Penanggung jawab sarana dan prasarana Camp.   Kebetulan beliau adalah salah satu keluarga pemilik dari Rumah tinggal (Camp) dan Catering di Tulungrejo-Pare Kediri. Bertiga bertanggungjawab pernuh selama terselenggara "English Camp" mulai gelombang 1 s.d gelombang 2.

Mr. Wiyono bersama Komite dan The Awareness team
Sesi pembukaan dilaksanakan antara pihak sekolah 
dan pihak "The Awareness" tepat jam 16.00 WIB setelah sholat ashar bersama. Pada sesi pembukaan tersebut dibuka oleh Mr. Arifn Awareness dengan bahasa Inggris.   Selanjutnya diberikan kesempatan Ketua Komite H.Mudjeri untuk memberikan sambutan. Dalam pesan H. Mudjeri untuk benar-benar menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya selanjutnya di daulat Kepala SMPN 1 Leces (Drs. Wiyono) memberikan sambutan. Dalam sambutannya Kepala Sekolah menghimbau untuk dapatnya memanfaatkan waktu-waktu sesusai dengan jadwal yang ditentukan. Sepenuhnya merupakan hak "The Awareness" untuk menegur apabila ada siswa yang mangkir tidak mengikuti sesi sesuai dengan jadwal dan diberikan sangsi yang mendidik sesuai dengan kadar kesalahan (punishment). 
Selanjutnya Mr. Andre (Mr. Achmad Al Farouq) selaku head master (pimpinan) menyambut gembira dan menerima  dengan setulusnya untuk di didik berbahasa Inggris sesuai dengan kemampuan dan menghaturkan permohonan maaf apabila pada gelombang 1 ada hal-hal yang kurang berkenan. Tentu saja Alumnus Pondok Gontor ini mengutarakan hal ini dengan bahasa Inggris yang lancar, sehingga perlu perhatian khusus agar lebih memahami maknanya. Usai acara pembukaan dilanjutkan pemberian informasi tentang jadwal rutin kegiatan dan kebiasaan norma yang harus dipatuhi oleh peserta yang disampaikan oleh  Mr. Rama.  
             Hal yang menarik pada kehadiran mengantar gelombang 2 ini adalah kehadiran Kepala SMPN 1 Leces beserta keluarga, kehadiran komite sekolah (Mr. H. Achmad Mudjeri dan Mr. Muhadi) serta.  kehadiran urusan kurikulum SMPN 1 Leces (Mrs. Helany) bersama putri. Bahkan Mrs. Helany beserta putri berkenan pula untuk menginap di "English Camp" beberapa hari untuk menikmati suasana pembelajaran di kampung Inggris kebetulan pula putri beliau adalah Putri Duta Wisata Kabupaten Probolinggo. Rombongan komite dan  kepala sekolah meninggalkan lokasi "English Camp" usai sholat maghrib berjamaah.                 
 ( By. Mr. Didik Soed_Oke // 271213)



Sholat berjamaah di English Camp

SMPN 1  LECES THE BIG  FAMILY : Suasana ceria di ruang loby English Camp Pare Kediri

Mrs. Helany bersama Putri berkenan menginap beberapa hari di English Camp Pare Kediri

Selasa, 24 Desember 2013

MEMPERDALAM KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DI "ENGLISH CAMP" (+UNG) DI PARE (BAG. 1)

Lokasi English Camp (+ung) dengan Banner penyambutan
Liputan : Mr. Didik Soed Oke
Dalam rangka implementasi kurikulum KTSP dan Program sekolah. SMP Negeri 1 Leces telah menyelenggarakan kegiatan "English Camp" atau Bertempat tinggal di Kampung Inggris, yang dilaksanakan 2 (dua) gelombang. Gelombang 1 dilaksanakan mulai tanggal 18 Desmber 2013 hingga 25 Desember 2013 untuk kelas 8 E sedang Gelombang II dilaksanakan mulai tanggal 25 Desember 2013 sampai dengan tanggal 1 Januari 2014. Kegiatan  ini juga merupakan hasil persetujuan dari rapat dengan komite sekolah beserta orang tua murid yang dilaksanakan awal semester tahun pelajaran 2013/2014.
         Kampung Inggris terletak di Pare ( Kediri -Jawa Timur ) tepatnya di Tulungrejo berdekatan dengan Rumah sakit HVA ke kanan disini siswa dipondokkan di kawasan jalan Nusa Indah. Suasana di kampung Inggris memang menyenangkan untuk menumbuhkan kemampuan bahasa Inggris karena dilingkungan ini terbiasa banyak menggunakan bahasa Inggris melalui komunikasi Harian. Awal datang Blogger sudah di sapa  beberapa pemuda seusia mahasiswa
"Hallo Sir"...How's life ?
"Everything is running well". And You
"Ohhh. just fine"
Well come to English Camp, Sir"
Sapa mereka dengan ramah selebihnya blogger bertanya "SMPN 1 Leces" Camp. Mereka menunjukkan dengan ramah.
Pada Camp SMPN 1 Leces suasana sedang istirahat sesi. Mereka menyapa dengan ramah blogger dengan ramah ketika kembali ke "Camp" sebuah rumah yang besar berlantai 2 (dua) dengan lengkap ada audio, kamar mandi, dengan 8 (delapan) kamar tidur masing-masing 4 (empat) dilantai 1 sedang 4 (empat) kamar tidur berada di lantai 2 (dua) atau bagian atas rumah. Sederetan sepeda ontel telah disiapkan untuk tamu dengan sewa Rp. 4.000,- (empat ribu rupiah) per hari telah disiapkan di camp SMPN 1 Leces. Ruang Makan berada terpisah  di bagian depan  rumah dengan halaman yang luas. 
         
Halaman epan lokasi Base Camp SMPN 1 Leces
 Pembelajaran di Camp SMPN 1 Leces diselenggarakan bekerja sama dengan lembaga "THE AWARENESS"  masing-masing selama sepekan. Lembaga kursus "THE AWARENESS" adalah salah satu lembaga yang ada di kampung Inggris Pare ini untuk memberikan bimbingan  bahasa Inggris : Beberapa Intruktur  yang turut membina siswa SMPN 1 Leces dari "THE AWARENESS" antara lain :
1. Mr. Achmad Al Farouq  (Mr. Andre)
2. Mr. Arifin 
3. Mr. Imam
4 Miss Revi, dan
5. Mr. Black
Model pembelajaran sangat komunikatif sehingga hal ini menjadi daya tarik tersendiri.  Pembelajaran diupayakan menggunakan 80% speaking English 20 % selebihnya untuk menjelaskan hal-hal belum dimengerti. Model pembelajaran dengan Quis banyak menarik pada pembelajaran ini. Pada setiap sesi terdapat evaluasi topik yang diberikan pada  pada siswa  yang berada di Camp.
Instruktur Mr. Andre  sedang  memberikan sesi di Camp
 Sistem punishment (pemberian hukuman) terhadap peserta apabila salah dalam menjawab diberikan hukuman yang menarik dan lucu yakni. Mengolesi wajahnya sendiri dengan bedak dengan ujung jari. Jadi semakin banyak kesalahanan semakin bahnyak bedak warna putih yang teroleskan oleh jari tangan mereka sendiri. Hal inilah yang menarik sehingga peserta beruaha untuk lebih dahulu dengan  temannya untuk meminimalisir kesalahan.
         Lebih komunikatif lagi para instruktur juga memberikan yel-yel dalam bahasa inggris  dan beberapa lagu untuk dinyanyikan oleh para peserta.
       Pembelajaran yang tidak kalah menarik adalah dengan sistem "OUT DOR" yakni pembelajaran di luar lokasi Camp  yang pada kesempatan kali ini para peserta diajak kesebuah situs peninggalan kerajaan


Mr. Imam sedang memberikan sesi quiz
 majapahit yang berada di Pare yakni candi Surowono yang terletak kira-kira 4 km dari lokasi Camp SMP Negeri 1 Leces  dengan menggunakan kereta kelinci . tampak suasana yang menyenangkan dan gembira.
         Dilokasi Candi Surowono ( Surowono Temple) ini Instruktur Mr. Imam juga memberikan beberapa materi yang berhubungan dengan pengamatan  situasi Candi. dan  dikomunikasikan dalam bahasa Inggris. Selanjutnya di umpan balik kepada para peserta (Feed Back). Selama satu jam berlangsung di candi Surowono peserta bergantian untuk mengungkapkan ekspresinya terhadap pengamatan lingkungan candi. Hal ini juga bermanfaat bagi pembelajaran Mata pelajaran IPS khususnya Sejarah.
        
Berada Candi Surowono
         Setelah kegiatan pengambatan di situs bersejarah. Para peserta menikmati keliling kota sekitar lokasi kampung Inggris sambil sang Instruktur sesekali bercakap dengan peserta bahasa  Inggris di kereta Kelinci. Kereta kelinci ini digunakan dengan biaya yang murah  yakni Rp. 6.000,-( Enam ribu rupiah) per kepala dan sanggup menunggu di lokasi Candi Surowono  serta keliling lokasi sekitar kampung Inggris kurang lebih 3 jam pemakaian.
           Di kampung Inggris ini selain memberikan kompetensi mahir berbahasa Inggris juga ditanamkan budaya-budaya yang berlaku selama berada di Camp.
Budaya perilaku yang di tanamkan kepada para peserta di bina langsung oleh pembina dari SMPN 1 Leces yakni Mr. Rama, Mrs. Arik dan Mrs. Evi
Berada di Candi Surowono dengan Mr. Imam
 Budaya atau pola kebiasaan yang ditanamkan antara lain :
1. Tertib waktu Mandi, Sholat, makan dan Istirahat
2. Tertib membuang sampah pada tempatnya
3. Tertib untuk mengikuti Sesi pembelajaran
4. Tertib untuk membersihkan lokasi sesuai jadwal
5. Budaya membaca dan menghafal Surat-surat pendek (Juz Amma) usai sholat wajib berjamaah.
6. Budaya tertib  antre  makan bersama
7. Budaya pembersihan tempat makan   sesuai jadwal
8. Budaya tertib dalam meletakkan sandal di,koridor
9. Budaya Sapa, salam setiap masuk Camp.
10. Budaya bersama dalam menggunakan sepeda (ontel).
Kegiatan untuk sesi kelas 8 E ini akan di akhiri dengan evaluasi lisan dan tertulis  oleh intruktur selanjutnya siswa diberikan sertifikat sebagai bentuk bukti fisik telah mengikuti English Camp di Pare Kediri. Jadwal Rutin Program yang di berikan"THE AWARENESS", antara lain :

1. Praying Subuh 
2. Camp program (05.00-06.00)
3.Take a Breakfast
4. Speaking           (08.30-10.00)
5. Sound Structure (10.00-11.30)
6. Take a Nap & Prepae for praying dzuhur
7. Speaking            (13.00 - 14.30) 
8. Vocab                 (14.30 - 16.00)
9. Preaparation for camp program & prepare for praying Ashar
10. Praying Maghrib and Camp program  (18.00  - 19.00)
11. Praying Isyak

Mr. Imam sebagai penguji lisan dan bentuk punishment (Oles Wajah sendiri ketika jawaban salah)
Bersepeda bersama

Budaya tertib beribadah dan hafalan Juz Amma setiap sholat usai sholat jamaah oleh Mr. Rama

Budaya tertib meletakkan sandal dan tertib makan dan kuliah subuh