ASSALAMUALAIKUM. KELUARGA BESAR GURU DAN SISWA SMP NEGERI 1 LECES MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI SMP NEGERI 1 LECES. SEMOGA BERMANFAAT. WASSALAMUALAIKUM WR WB.

Senin, 04 Agustus 2014

Halal Bihalal Idul Fitri 1435 H Sebuah Momen Penting Wadah Pertemuan antara Siswa dan Guru Untuk Saling Menumbuhkan Rasa Tulus Ikhlas Saling Memaafkan

Leces, 4 Agustus 2014
(Liputan  :  Mr. Didik Soed-Oke)

Awal masuk setelah Libur Sekitar Hari Raya di mulai di pagi yang cerah ini ditandai dengan terangnya sinar matahari yang menyinari  lapangan basket SMP Negeri 1 Leces. Masih dalam suasana lebaran 1435 H, kemarin halal bihalal bersama segenap guru, komite sekolah, staf tata Usaha  hari ini acara serupa yakni halal bihalal. dengan segenap siswa kelas 7, 8 dan 9. Acara ini dibalut dengan pelaksanaan Apel pagi yang dilaksanakan dengan tertib dan khidmad.
       Kepala SMP Negeri 1 Leces (Drs. Wiyono) sekaligus sebagai pembina apel pagi di hari senin ini mengemukakan dalam apel pagi bahwa sebersih apapun, seputih apapun seragam yang yang kita kenakan, lama kelamaan akan kusam bahkan kadang bisa kotor tanpa kita ketahui darima sumber kekotoran baju yang kita kenakan. Seiring dengan datangnya bulan syawal atau hari raya idul fitri ini. Selama nafas masih berhembus, selama bibir masih mampu berucap, selama  persahabatan terjalind dengan indah, selama kebersamaan yang begitu indah  mewarnai sejuta kenangan, banyak khilaf salah, dosa : MOHON MAAF LAHIR dan Batin. Demikian Drs. Wiyono  dalam sambutan selaku pembina apel pagi

Keceriahan siswa dan guru menyambut Idul Fitri 2014 
Acara dilanjutkan dengan bersalaman dengan membudayakan "budaya antri" berjalan dengan tertib dan lancar. Siswa berjalan secara tertib untuk bersalaman menuju ke tempat barisan guru dan Staf Tata Usaha
Dengan saling bersalaman tidak saja sebagai katalisator hubungan emosional yang makin mantap tetapi juga menjalin tali silaturahim. Dengan harapan dengan hati dan perasaan yang tulus ikhlas akan membawa kedamaian sanubari. 
Lebih penting lagi memaafkan adalah bukan untuk orang lain tetapi untuk diri sendiri 
      Semoga dengan saling memaafkan ini lebur semua dosa dan salah kepada sesama teman, sahabat, orang tua, guru kita dan tidak mengulang kesalahan sama.


Siswa secara tertib bersalaman menuju ke barisan guru dan staf tata usaha

Minggu, 03 Agustus 2014

HALAL BIHALAL 1435 H KELUARGA BESAR SMP NEGERI 1 LECES

Suasana Halal Bihalal 1435 H
Leces, 3 Agustus 2014
(Liputan : Didik Soed- Oke)
Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang , tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. 
    Hal inilah dipandang perlu untuk menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal 1435 H.
Keluarga Besar SMP Negeri 1 Leces telah melaksanakan kegiatatan Hal Bihalal 1435 H. Kesempatan tahun ini diselenggarakan di rumah Erwin Supriyadi, S.Pd (Wakil Kepala Sekolah) di desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces. Hadir dalam pelaksanaan Halal Bihalal Segenap Guru beserta Keluarga, Komite Sekolah, dan beberapa mantan Kepala SMPN 1 Leces yang telah di undang sebelumnya.  

Acara yang diselenggarakan secara sederhana namun khidmad  Hadir dalam acara tersebut mantan kepala SMPN 1 Leces Drs. H. Nur Wahid MM dan Drs. Djoko S, M.Pd yang keduanya saat ini menjabat sebagai pengawas Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo. Pada sambutan awal menghimbau  besok senin, 4 Agustus 2014 hendaknya sudah dimulai masuk dinas hendaknya segenap guru, kepala sekolah untuk tetap masuk dinas dan tidak memperpanjang libur sekitar hari raya.  Hari awal masuk seperti ini biasanya ada pejabat yang ditugasi untuk memonitor kehadiran aparatur sekolah, Demikian Drs. H. Nur Wahid MM.
Saling bersalaman untuk mengucap mohon maaf lahir dan batin
Dalam sambutan Kepala Sekolah mengemukakan pentingnya halal bihalal dan memohon maaf lahir dan batin  kepada segenap pihak dan menyampaikan kepada yang tidak bisa hadir atas nama pribadi, dan Kepala Sekolah Hikmah dan keberkahan /Ramadan  mampu meningkatkan ketaqwaan serta solidaritas Aparatur Pemerintah khususnya di SMP Negeri 1 Leces.  Acara inti adalah tausiah dari Ustadz  Edi Askah Fathoni Achmad, mengemukakan tentang berbagai hal tentang Halal Bihalal antara lain pengertian, makna maupun Hikmah halal Bihalal.  Namun yang lebih penting hakekat halal bihalal adalah Silaturahim. Silaturahim inilah yang merupakan kegiatan yang baik. Sesungguhnya sedekah silaturahmi akan menambah umur dan menghilangkan hati yang jelek. Permohonan Maaf kepada teman, pimpinan hendaknya disampaikan secara sederhana dan tidak harus dengan bahasa arab (sentris) hal ini lebih mudah di pahami karena kita adalah orang Indonesia, demikian Ustadz Edi Askah Fathoni Achmad.
Usai Tausiah dilanjutkan  Do'a yang di pimpin oleh H. Achmad Mudjeri. Beliau juga merupakan ketua Komite SMP Negeri 1 Leces. Usai Do'a dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bersalaman dengan berbaris tertib  dan menyantap hidangan yang telah disediakan.

Ramah tamah bersama Kepala SMPN 1 Leces (Drs. Wiyono)

Rabu, 30 Juli 2014

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 / 2014 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Drs. Wiyono, Kepala SMPN 1 Leces
Leces, 30 Juli 2014
Keluarga Besar SMP Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo  Mengucapkan :

SEMOGA HIKMAH DAN KEBERKAHAN  RAMADHAN MAMPU MENINGKATKAN KETAQWAAN SERTA SOLIDARITAS  APARATUR PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO KHUSUSNYA DI SMP NEGERI 1 LECES KABUPATEN PROBOLINGGO

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Lajur (kolom) kiri, atas - bawah
1. Erwin Supriyadi, S.Pd (Wakasek)
2. Helany, S.Pd  (Urusan Kurikulum)

Lajur (kolom) kanan, atas -bawah
3. Dra. Nanik      (Urusan Kesiswaan)
4. Dra. Patonah  (Urusan Humas)
5. Drs. Didik Sudarwanto, M.Pd (Urs.Sarpras)

Minggu, 27 Juli 2014

BUKA PUASA BERSAMA PENGURUS OSIS SEBAGAI MOMENTUM MEMPERERAT UKHUWAH DAN TALI SILATURAHMI MASYARAKAT SEKOLAH

Tausiah oleh Drs. Wiyono (Kep. Sekolah
Leces, 27 Juli 2014
(Liputan : Mr. Didik Soed-Oke)
         Buka puasa pengurus OSIS dan Para Pendidik dan tenaga kependidikan telah terselenggara pada hari sabtu, 19 Juli 2014 dengan sukses. Hadir dalam acara tersebut segenap pengurus OSIS dan beberapa guru dan pengurus Komite Sekolah. Acara tersebut berlangsung dengan sederhana dan khidmat  Terselengaranya kegiatan ini adalah sebagai realisasi program kegiatan sekolah dan program kegiatan urusan kesiswaan tahun pelajaran 2014/2015. 
    
Buka puasa bersama ini tentunya sangatlah baik untuk mengisi ibadah puasa. Buka puasa sebagai bagian dari aktivitas di bulan Ramadhan, juga merupakan upaya meraih subhikmah berpuasa, yang di dalam buka puasa bersama pun terkandung hikmah tersendiri yang lebih spesifik.Puasa yang di dalamnya terkandung hikmah sosial seperti adanya tuntutan berzakat, melalui buka bersama bisa dipahami untuk mempertegas yang demikian. Buka bersama bisa menjadi media sosial, sebagai salah satu sarana pelaksanaan ibadah  di bulan Ramadhan.
 Pada pelaksanaan kegiatan buka puasa bersama mendengar tausiah dari Drs. Wiyono (Kepala SMPN 1 Leces)  yang dimulai 30 menint sebelum acara berbuka puasa  dimulai. Pada tausiah tersebut dikemukakan rasa syukur kepada Allah sehingga masih menikmati bulan Ramadhan  di tahun 1435 H. 
    Pada kesempatan tersebut juga di berikan tausiah tentang sejarah Konflik negara palestina dan Israel yang banyak memakan korban jiwa, hingga saat ini korban nyawa lebih kurang 300 orang kehilangan nyawa akibat roket, peluru maupun rudal sehingga keluarga muslim disana tidak dapat menikmati Ibadah puasa dengan nyaman dan tentram. Bersyukur kita di Indonesia bisa melaksanakan dengan nyaman dan tentram.
          Dijelaskan oleh Drs. Wiyono bahwa sejarah bermula dari Nabi Ibrahim a.s yang memiliki 2 istri yakni Siti Hajar dan Sarah. Dari siti Hajar berputra Ismail  A.S  berketurunan yang menyebar di daerah Arab. Sedang  dari Sarah berketurunan 12 orang putra diantaranya Nabi Yakub A.S yang selanjutnya nabi Yakub sering disebut  Bani Israel.
Pada tahun 1050 SM (sebelum Masehi) 12 suku itu beserta seluruh keturunanya berkembang biak diwilayah Canaan (yang sekarang dikenal sebagai Palestina) sehingga menjadi bangsa yang kuat dan membangun kerajaan Israel. Raja pertama kerajaan Israel adalah Saul yang berasal dari suku Benyamin. Kejayaan kerajaan Israel berlanjut hingga masa Daud dan Sulaiman (keduanya raja sekaligus nabi).
Ketika  Sulaiman wafat mulailah terjadi perpecahan diantara ke 12 suku tersebut karena sebagian tidak setuju dengan pengganti Sulaiman. Akhirnya kerajaan Israel raya terpecah jadi 2 yaitu kerajaan Judah disebelah selatan dengan ibukotanya Jerusalem dan disebelah utara kerajaan Israel. 2 suku yaitu Judah dan Benyamin pro kerajaan Judah dan 10 suku pro kerajaan Israel. Keturunan dari suku Judah dan Benyamin ini menjadi bangsa Yahudi.

Acara yang dibalut secara sederhana dan khidmad dilanjutkan dengan menyantap takjil dan melaksanakan sholat maghrib berjamaah.
Usai sholat maghrib dilanjutkan berbuka puasa bersama. Menu yang disajikanpun sederhana. Menurut Ketua OSIS SMP Negeri 1 Leces Abdul Jalil  Buka puasa bersama ini tentunya sangatlah baik untuk mengisi ibadah puasa untuk mengenal sisi kepedulian sosial kepada pengurus OSIS untuk meningkatkan Kinerja OSIS di tahun pelajaran 2014/2015.
        Sedang menurut Nanik, Urusan Kesiswaan SMPN 1 Leces bahwa upaya penyelenggaraan kegiatan ini adalah murni  ide dari pengurus OSIS, sedang kami sebagai pembina OSIS untuk turut serta membantu dan memotivasi inisiatif dari pengurus OSIS. Mengingat urgensi dari acara ini yang bernuansa  Religi dan Sosio kultural makan acara ini perlu diprogram kembali tahun pelajaran depan. Demikian dikemukakan Dra. Nanik (Urusan Kesiswaan) dan Helany  (Urusan Kesiswaaan). Partisipasi yang luar biasa yang tak kalah pentingnya beberapa olahan khas "Sambal" dari racikan Uni Sutarti , S.Pd (Guru IPA) yang turut serta meramaikan menu buka puasa dengan lalapan Kecipir rebus, sedang minuman yang disajikan selain air Mineral juga ada syrup Markisa  dan syrup Bunga Rosela khas buatan unit Produksi SMP Negeri 1 Leces.
         Acara dilanjutkan dengan sholat Isya' dan tarawih bersama di Majid SMPN 1 Leces. Acara berakhir jam 19.45 WIB .   (Mr. Didik Soed-Oke)
DOKUMENTASI PENYELENGGARAN BUKA BERSAMA OSIS 2014/2015, DI BAWAH INI


Suasana Buka Puasa Bersama

Pentingnya berdoa seblum melakukan sesuatu

Kamis, 17 Juli 2014

MASA ORIENTASI PESERTA DIDIK (MOPD) SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK PENGENALAN ALMAMATER KEPADA SISWA BARU

Upacara Pembukaan MOS 2014/2014 oleh Kepala SMPN 1 Leces ( Drs.Wiyono)
Leces, 17 Juli 2014 
(Liputan Mr. Didik Soed-Oke)
     Kegiatan MOPD (Masa Orientasi Peserta Didik) atau sering di sebut MOS (Masa Orientasi Siswa) di SMP Negeri 1 Leces telah usai diselenggarakan mulai hari senin  hingga rabu, tanggal 14 s.d 16 Juli 2014. Kegiatan ini sebagai awal kegiatan di tahun pelajaran 2014/2015. 
     Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik Baru sebanyak 224 siswa baru dari hasil PPDB  (Pendaftaran Peserta Didik Baru) 2014/2015. 
Meskipun bulan puasa tetapi para peserta masih dalam keadaan semangat yang luar biasa sehingga acara upacara pembukaan kali ini berlangsung Sukses tanpa ada yang sakit atau tidak mengikuti kegiatan ini.
Menariknya kegiatan ini, setiap gugus di berikan nama-nama sesuai dengan fenomena demam sepak bola piala dunia dimana setiap negara diberikan nama-nama negara peserta piala dunia sepak bola antara lain : Inggris, Belanda, Jerman, Brazil, Australia, Japan, Italy. Hal ini tampak dari topi siswa yang terbuat dari irisan separuh bola plastik yang diatasnya ada bendera peserta piala dunia setiap gugus yang berbeda-beda warna dan bendera kecil yang dihias di atas topi.
Arah jarum Jam : Drs. Wiyono, Erwin S,S.Pd, Umi Fatwa S.Pd, Dra Nanik


           Menurut Kepala SMP Negeri 1 Leces (Drs. Wiyono)  pada sambutan  upacara pembukaan MOS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MOS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecu ali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.
     Lebih lanjut dalam upacara dilaporkan oleh ketua panitia MOS Umi Fatwa, S.Pd. bahwa pelaksanaan kegiatan MOS yang diikuti oleh 224 siswa ini semua kegiatan bersifat mendidik  dan membekali lebih jauh akan pengenalan-pengenalan kegiatan yang ada di sekolah. Kegiatan MOS kali ini meliputi kegiatan wajib dan kegiatan pilihan. Kegiatan wajib meliputi Wawasan Wiyata Mandala,  Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, Nasionalisme/Patriotisme. Pendidikan Karakter dan tata Krama, Pengenalan Kurikulum 2013, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kepramukaan . Pembinaan Mental Keagamaan. Sedang kegiatan Materi Pilihan meliputi Materi Pilihan Sosialisasi Dampak Narkoba, HIV dan AID’S. Cara Belajar Yang Efektif; Dinamika Kelompok;  Perkenalan dengan kakak kelas/guru/karyawan, Kegiatan bakti sosial; Pengenalan Kegiatan Ekstrakurikuler dan Fun Game (Game yang lucu dan menyenangkan).     
Lebih lanjut dikemukakan pula oleh urusan Kesiswaan (Dra. Nanik) bahwa tujuan yang ingin dicapai dengan diselenggarakan MOS secara umum  Memperkenalkan siswa pada lingkungan fisik sekolah yang baru mereka masuki, sedang tujuan khusus MOS kali ini :
  1. Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya.
  2. Memperkenalkan siswa pada keorganisasian
  3. Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne dan mars sekolah
  4. Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah
  5. Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat mereka
  6. Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu, dan amal
  7. Menanamkan berbagai wawasan dasar pada siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.
Suasana Upacara penutupan MOS : Atas : Pembina MOS dan Pengurus OSIS 2014/2015 dan peserta MOS


Aktivitas kegiatan MOS : Bakti Sosial

Aktivitas kegiatan "Aku Cinta Lingkungan" (ACIL)