ASSALAMUALAIKUM. KELUARGA BESAR GURU DAN SISWA SMP NEGERI 1 LECES MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI SMP NEGERI 1 LECES. SEMOGA BERMANFAAT. WASSALAMUALAIKUM WR WB.

Kamis, 17 Juli 2014

MASA ORIENTASI PESERTA DIDIK (MOPD) SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK PENGENALAN ALMAMATER KEPADA SISWA BARU

Upacara Pembukaan MOS 2014/2014 oleh Kepala SMPN 1 Leces ( Drs.Wiyono)
Leces, 17 Juli 2014 
(Liputan Mr. Didik Soed-Oke)
     Kegiatan MOPD (Masa Orientasi Peserta Didik) atau sering di sebut MOS (Masa Orientasi Siswa) di SMP Negeri 1 Leces telah usai diselenggarakan mulai hari senin  hingga rabu, tanggal 14 s.d 16 Juli 2014. Kegiatan ini sebagai awal kegiatan di tahun pelajaran 2014/2015. 
     Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik Baru sebanyak 224 siswa baru dari hasil PPDB  (Pendaftaran Peserta Didik Baru) 2014/2015. 
Meskipun bulan puasa tetapi para peserta masih dalam keadaan semangat yang luar biasa sehingga acara upacara pembukaan kali ini berlangsung Sukses tanpa ada yang sakit atau tidak mengikuti kegiatan ini.
Menariknya kegiatan ini, setiap gugus di berikan nama-nama sesuai dengan fenomena demam sepak bola piala dunia dimana setiap negara diberikan nama-nama negara peserta piala dunia sepak bola antara lain : Inggris, Belanda, Jerman, Brazil, Australia, Japan, Italy. Hal ini tampak dari topi siswa yang terbuat dari irisan separuh bola plastik yang diatasnya ada bendera peserta piala dunia setiap gugus yang berbeda-beda warna dan bendera kecil yang dihias di atas topi.
Arah jarum Jam : Drs. Wiyono, Erwin S,S.Pd, Umi Fatwa S.Pd, Dra Nanik


           Menurut Kepala SMP Negeri 1 Leces (Drs. Wiyono)  pada sambutan  upacara pembukaan MOS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MOS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecu ali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.
     Lebih lanjut dalam upacara dilaporkan oleh ketua panitia MOS Umi Fatwa, S.Pd. bahwa pelaksanaan kegiatan MOS yang diikuti oleh 224 siswa ini semua kegiatan bersifat mendidik  dan membekali lebih jauh akan pengenalan-pengenalan kegiatan yang ada di sekolah. Kegiatan MOS kali ini meliputi kegiatan wajib dan kegiatan pilihan. Kegiatan wajib meliputi Wawasan Wiyata Mandala,  Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, Nasionalisme/Patriotisme. Pendidikan Karakter dan tata Krama, Pengenalan Kurikulum 2013, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kepramukaan . Pembinaan Mental Keagamaan. Sedang kegiatan Materi Pilihan meliputi Materi Pilihan Sosialisasi Dampak Narkoba, HIV dan AID’S. Cara Belajar Yang Efektif; Dinamika Kelompok;  Perkenalan dengan kakak kelas/guru/karyawan, Kegiatan bakti sosial; Pengenalan Kegiatan Ekstrakurikuler dan Fun Game (Game yang lucu dan menyenangkan).     
Lebih lanjut dikemukakan pula oleh urusan Kesiswaan (Dra. Nanik) bahwa tujuan yang ingin dicapai dengan diselenggarakan MOS secara umum  Memperkenalkan siswa pada lingkungan fisik sekolah yang baru mereka masuki, sedang tujuan khusus MOS kali ini :
  1. Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya.
  2. Memperkenalkan siswa pada keorganisasian
  3. Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne dan mars sekolah
  4. Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah
  5. Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat mereka
  6. Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu, dan amal
  7. Menanamkan berbagai wawasan dasar pada siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.
Suasana Upacara penutupan MOS : Atas : Pembina MOS dan Pengurus OSIS 2014/2015 dan peserta MOS


Aktivitas kegiatan MOS : Bakti Sosial

Aktivitas kegiatan "Aku Cinta Lingkungan" (ACIL)

Minggu, 29 Juni 2014

SMP NEGERI 1 LECES SEBAGAI SALAH SATU TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN (TPK) PELATIHAN GURU SASARAN IMPLEMENTASI KURIKIKULUM 2013


Dari kiri : Drs. Wiyono, Fathur Rozi MSi,  Dwi Kesit (P4TK)

Liputan : Mr. Didik Soed- Oke
SMP Negeri 1 Leces di akhir tahun pelajaran 2013/2014 ini memiliki tugas besar dari PPPTK- PKn dan IPS - Batu yang telah dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo yakni sebagai tempat pelaksanaan kegiatan (TPK)  Pelatihan Guru Sasaran Implementasi Kurikulum 2013 Jenjang Sekolah Menengah Pertama  khusus untuk Mata Pelajaran Bahasa Inggris dan Bimbingan Konseling. Menurut Pejabat Bidang Akademik  PPPPTK (Dwi Kesit) Guru Sasaran dalam pelaksanaannya  Bahasa Inggris sejumlah 165 Guru Sasaran Mata Pelajaran  dan 75 orang Guru Sasaran  Bimbingan Konseling
Aktifitas kelas Bahasa Inggris bersama Instruktur Nasional
yang harus tuntas tiga tahap.  Menurut Kepala SMP Negeri 1 Leces(Drs. Wiyono) sebagai Ketua TPK (Tempat Pelaksana Kegiatan)  teknis pelaksanaan 3 (tiga)  tahap dimaksud diselenggarakan Tahap 1  diselenggarakan tanggal 11 s.d 15 Juni 2014.  Tahap ke II diselenggarakan tanggal 16 s.d 20 Juni 2014. Adapun tahap III diselenggarakan  tanggal 21 s.d  25 Juni 2014.
              Instruktur/fasilitator  yang bertugas di TPK "SMPN 1 Leces" adalah tenaga guru yang sudah mendapatkan kwalifikasi Lulus  Diklat Instruktur Nasional  yang telah usai dilaksanakan oleh PPPPTK Batu dan PPPPTK Malang. Hal yang luar biasa adalah tenaga Instruktur Nasional  untuk Bimbingan Konseling  2 (dua) orang guru yang ditugasi yakni Didik Sudarwanto (SMPN 1 Leces) dan Nur Aini Sukaningtyas (SMPN 1 Besuk) yang baru  saja selesai mengikuti Diklat Instruktur Nasional  di PPPPTK Batu  (tanggal 4 - 10 Juni 2014) begitu selesai dari DIklat Instruktur Nasional  langsung bertugas  sebagai fasilitator selama  3 (tiga) tahap. 

Atas kelas BImbingan Konseling Tahap I, bawah : Nur Aini Sukaningtyas dan Didik Sudarwanto

 Pada tahap I, hadir Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo ( Fathur Rozi)
 Pelaksanaan kegiatan dimaksud berjalan lancar dengan standar yang sudah ditentukan oleh PPPPTK hal ini berkat koordinasi yang mantap oleh Kepala SMPN 1 Leces (Drs. Wiyono) selaku Ketua Ketua TPK (Tempat Pelaksana Kegiatan)  dengan dibantu tenaga operator dari PPPPTK dan dari TPK sendiri. Melalui Kerja sama yang baik maka terjadi sinergi yang luar biasa sehingga pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik hal ini terbukti dari Kesan-kesan dari peserta diklat yang semuanya memiliki penilaian yang berkonotasi positif atas terselenggaranya kegiatan  ini.
Operator Kegiatan  : Atas , Annisa Febrianti dan Rama, Bawah : PJBA , Dwi Kesit Operator P4TK Trisca Suci dan Dian Rahma Putri (Puput)

































Sturktur program dalam kegiatan Mata Pelajaran Bahasa  Inggris antara lain Implementasi kurikulum 2013, Analisis Buku Guru dan Siswa , Perancangan Pembelajaran  dan Penilaian, Praktik pembelajaran terbimbing. Sedang pada kelas Bimbingan kelas target bidang akademik meliputi Implementasi  Kurikulum 2013,   Pengelolaan BK dalam Implementasi Kurikulum 2013, Assesmen dan Penetapan Peminatan Peserta Didik dalam Implementasi Kurikulum 2013,  Praktik Pelayanan Bimbingan Konseling dalam Implementasi Kurikulum 2013.
                  Untuk mengukur keberhasilan baik kelas Bahasa Inggris maupun Bimbingan Konseling di dahului dengan pre-test dan di akhiri dengan post test, faktor pertimbangan  penilaian juga ditentukan melalui penilaian proses dan penilaian hasil yang di lakukan oleh fasilitator/Instruktur. Sedang untuk tolok ukur keberhasialan kegiatan diperlukan juga penilaian dari para peserta pelatihan kepada fasilitator dan fasilitas sarana di TPK melalui form yang  disediakan oleh panitia kegiatan (P4TK).


Aktvitas diskusi di kelas Bimbingan dan Konseling

                    Meski kegiatan ini tidak semua guru sasaran (GS) dapat mengikuti kegiatan ini dapat hadir mengingat karena sesuatu hal (keterbatasan informasi, kesempatan, dll) diharapkan semua guru dapat mengimplementasikan kurikulum 2013 mulai tahun pelajaran 2014/2015. Dari peserta pelatihan setiap tahap akan di peringkat 5 (lima) orang peserta terbaik yang nantinya akan di rekrut menjadi pendamping  MGMP/MGBK tiap Cluster yang sudah ditentukan. Sedang yang belum dapat hadir atau belum terpanggil untuk mengikuti kegiatan ini (Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013) lebih lanjut  akan di data lebih lanjut oleh  Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo melalui Bidang Dikmen.