ASSALAMUALAIKUM. KELUARGA BESAR GURU DAN SISWA SMP NEGERI 1 LECES MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI SMP NEGERI 1 LECES. SEMOGA BERMANFAAT. WASSALAMUALAIKUM WR WB.

Senin, 14 September 2015

OSIS SMP NEGERI 1 LECES BERPARTISIPASI DALAM PELATIHAN LDK DI JOMBANG – JAWA TIMUR

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan “Pelatihan Pendidikan Karakter Untuk Latihan Dasar Kepemimpinan Tingkat Provinsi Jawa Timur” yang bertempat di Hotel “Yusro”, Jl. Soekarno Hatta 25 Jombang.


Dasar pelaksanaan pelatihan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) adalah :
1.     UU No. 20 Tahun 2003 adalah tentang Sistem Pendidikan Nasonal ;
2.     UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ;
3.     UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah ;
4.     PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional ;
5.     PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dasar Menjadi Kewajiban Kabupaten/Kota dan Turut Serta Dalam Pembiayaan Pendidikan ;
6.     PP No. 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan ;
7.     PP No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan ;
8.     PP No. 32 tahun 2013 tentang Perubahan Standar Nasional Pendidikan ;
9.     Permendikbud No. 26 Tahun 2013 tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Pemerintah Bidang Pendidikan Kepada Gubernur Dalam Penyelenggaraan Dekonsentrasi ;
10.                 Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Tahun 2015 SP DIPA – 023-03.059108/2015 tanggal 27 Juli 2015 Kegiatan Satuan Kerja Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (Satker P SMP).

Pelatihan ini diikuti oleh 38 Kota dan Kabupaten di seluruh Jawa Timur. Pelatihan ini terbagi menjadi 2 Tahap. Tahap 1 tanggal 19 sd 22 Agustus 2015 dan Tahap 2 tanggal 2 sd 5 September 2015. Pelatihan yang diikuti oleh 19 Kota dan Kabupaten yang masing-masing terdiri dari 1 orang guru dan 8 orang siswa SMP dari 8 sekolah.

Tim LDK dari Kabupaten Probolinggo masuk pada kategori Tahap 2 yang berangkat tanggal 2 sd 5 September 2015. Salah satu pengurus OSIS dari SMP Negeri 1 Leces terpilih untuk mewakili 1 sekolah diantara 8 sekolah SMP yang berada di Kabupaten Probolinggo, yaitu Ronaldo Chandra Susanto dari kelas 7 SMP. Guru yang ditunjuk sebagai Pembina adalah Bapak Muhammat Hafit, SE (Kesiswaan SMP Negeri 1 Leces). Adapun siswa SMP lain yang juga ikut terpilih diantaranya :
1.     SMP Nurul Jadid Paiton
2.     SMP Bhakti Pertiwi
3.     SMPN 1 Kraksaan
4.     SMPN 3 Gading
5.     SMPN 1 Leces
6.     SMPN 1 Pajarakan
7.     SMPN 1 Sumberasih
8.     SMPN 1 Dringu

 Berkumpul di Dinas Pendidikan Kabupaten Probolingo yang terletak di Kota Kraksaan, kemudian bergegas meninggalkan Kraksaan menuju Jombang pada pukul 10.30 WIB.

Pukul 15.00 WIB tim tiba di Hotel “Yusro” Jombang. Di depan hotel tim melakukan check-in dengan mengisi formulir pendataan pelatihan LDK. Setelah menyelesaikan proses administrasi data, tim mendapatkan ATK sebagai bekal selama pelatihan, yaitu map berwarna hijau berisi buku panduan, CD, alat tulis, dan notes book.

Tim kami mendapatkan 2 nomor kamar hotel, nomor 414 untuk putra, 412 untuk putri. Masuk hotel dengan hati gembira ingin menikmati fasilitas yang tersedia. Selang beberapa menit kemudian, tim segera berkumpul di Hall (Gedung Pertemuan) untuk makan dan mengerjakan pree test. Di Gedung Pertemuan Hotel tim berada diantara peserta-peserta LDK lain dari perwakilan 19 kabupaten/kota yang tersebar di Jawa Timur.

Setelah pree test dan makan ada pemilihan Pak Lurah dan Ibu Lurah, ada 4 calon Pak Lurah dan Ibu Lurah termasuk Ronaldo (Siswa SMPN 1 Leces). Panitia memberikan waktu 2 jam untuk mengadakan demo pemilihan Lurah, membuat visi dan misi Lurah. Ronaldo sebagai calon Pak Lurah dan Vivi (Banyuwangi) sebagai calon Ibu Lurah berunding untuk bertukar pendapat mengenai visi dan misi beserta motto/yel.

Selama 6 jam berlalu bertukar pendapat, diadakan voting bak pemilu. Perolehan voting akhir yaitu 85 suara untuk regu Ronaldo dan Vivi, 35 suara untuk Regu Serigala, 12 suara untuk Regu Singa, dan 10 suara untuk Regu Elang. Keluar sebagai pemenang atas 85 suara, Ronaldo dan Vivi memberikan sambutan.

Selama pelatihan tim dibimbing untuk menjadi pemimpin yang disiplin, berani, dan bekerja keras. Setiap gerak-gerik tim mendapatkan nilai tersendiri oleh panitia. Adapun pelaksanaan outbound bertujuan untuk menumbuhkan sikap pantang menyerah, cekatan, sabar, kerja keras, disiplin, dan jujur.

Setelah itu diadakan penyuluhan pada pukul 09.00 WIB (20/08/2015) dengan penyaji Bapak Drs. Edy Kuntjoro, M. Pd. dengan materi Indonesia Aku Bangga. Bangga kepada Indonesia karena Negara indonesia memiliki SDA yang melimpah dan tanah yang subur, tetapi penduduknya yang kurang pandai dalam mengelola SDA di Indonesia. Oleh sebab itu sebagai generasi penerus bangsa harus bangkit dan semangat untuk membangun negeri ini seperti kita lihat mobil made in China, Jepang, Itali, itu semua bahan dasar besinya dari Indonesia.

Dari Pelatihan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diikuti tim Kabupaten Probolinggo, dapat disimpulkan Kunci Meraih Sukses ialah :
1.  Disiplin  tepat waktu,
2.  Jujur wajib ada,
3.  Kerja keras artinya seorang pemimpin harus ada usaha dan semangat untuk menyalesaikan suatu masalah. Meskipun gagal harus tetap semangat, rata-rata orang sukses mengalami 3 kali kegagalan. Buatlah kegagalan itu  menjadi suatu kemenangan yang kecil. State of mind “Sukses itu wajib”,
4.  Sabar dan taat artinya dalam melakukan sesuatu kita harus selalu bahagia  tanpa merasa marah/sedih,

Dalam melakukan sesuatu kita tidak boleh ceroboh dan harus berhati-hati . patuh bila ada tugas harus dikerjakan dengan baik.

Adapun materi lain yang disampaikan oleh Kompol Yashinta pada hari yang sama dari Kanit Renakta Polda Jatim, dengan judul Generasi Emas Pemimpin Masa Depan. Beliau mengulas tentang kasus yang kerap kali terjadi yaitu kasus seksual, narkoba, sabu-sabu, kekerasan, dan lain-lain di Jawa Timur. Pada sesi Tanya-jawab, Ronaldo mengajukan pertanyaan seputar kasus kejahatan seksual yang merajalela. Menurut Polwan Yashinta kasus itu merupakan kasus yang wajib dilaporkan ke polisi walaupun hanya ada sedikit bukti, karena sedikit bukti itu sangat membantu polisi dalam menangkap si pelaku.

Dengan adanya pelatihan LDK ini diharapkan tercapainya pemahaman tentang pendidikan karakter, kepemimpinan, organisasi, pengendalian emosi, spiritual, dan menjadi pemimpin yang berjiwa mandiri, kewirausahaan, sportif, kompetitif dalam persaingan di tingkat Nasional. Aamiin…




Liputan : Ronaldo Chandra Susanto (Kelas 8E)
Editor    : Reinhisa Kudo

Selasa, 08 September 2015

MUCH IDEA, MUCH CREATIFITY

KEPAKKAN SAYAP
MENUJU SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL

Leces, 29 Agustus 2015

     2 in 1 (baca : dua jadi satu), mungkin kata tersebut adalah kata yang pas untuk kedua agenda pada hari Sabtu, 29 Agustus 2015 yang diikuti oleh sekolah tercinta kita SMP Negeri 1 Leces.
     Pertama, setelah sukses pada kegiatan persami kemarin. SMP Negeri 1 Leces kembali ditantang untuk mengeluarkan tim-tim pramuka aktif untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Leces, yaitu “Lari Gembira” yang berlangsung di Lapangan Suraji, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces.


     Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB diawali dengan pengambilan nomor barisan untuk tim yel-yel dari SD. Start di Lapangan Suraji pukul 08.00 WIB dengan barisan pertama diawali SMP Negeri 2 Leces diikuti oleh tim yel-yel kita SMP Negeri 1 Leces.
     Selama perjalanan menuju garis finish, tim yel-yel bersorak-sorai penuh gembira dan bersemangat menyanyikan yel-yel. Membuat suasana sepanjang jalan bak karnaval yel-yel menggema sampai di garis finish SD Negeri Sumberkedawung IV pukul 10.00 WIB.

     Kedua,, SMP Negeri 1 Leces kembali ikut berkompetisi dalam acara yang diadakan oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup “Probolinggo Green Fest 2015”.
     Kegiatan ini diselenggarakan di Alun-Alun Kota Kraksaan. Adapun berbagai kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup ini yaitu :
  1. Band Top 40 (SBY)
  2. Band Indie (SBY)
  3. Percussions
  4. Probolinggo Green Award
  5. Festival Band Pelajar
  6. Pameran Lingkungan
  7. Lomba Mewarnai
  8. Farmers Market

     Acara ini diikuti oleh semua sekolah adiwiyata se-Kabupaten Probolinggo. Sekolah kami ikut berpartisipasi pada lomba Yel-yel Adiwiyata dan Stand Bazar bertema Lingkungan.
     
Penilaian lomba dimulai pukul 08.00 WIB. Para Juri berkeliling mengunjungi masing-masing stand bazar untuk melihat dan memberi apresiasi terhadap karya-karya kreatif dari sekolah yang mengikuti lomba ini, beserta tanya-jawab singkat dengan siswa-siswi yang bertugas menjaga stand pameran “Bagaimana karya tersebut dapat menjadi sedemikian rupa”.
     Sedangkan untuk lomba Yel-yel Adiwiyata diselingi juga dengan lomba Festival Band Pelajar dari SMP/MTs-SMA/SMK dalam satu panggung. Setelah 2-3 masing-masing sekolah menunjukkan kebolehannya dalam lomba yel-yel, berikutnya band pelajar yang naik ke atas panggung. Sampai terik matahari menyengat kulitpun tak pudar sedikitpun semangat peserta yang belum tampil.
    Acara yang dihadiri seharusnya dihadiri oleh Bupati Kabupaten Probolinggo Ibu Hj Tantriana digantikan oleh Bapak Hasan Aminudin karena ibu Bupati berhalangan untuk hadir.
     Bapak Hasan Aminudin berkeliling mengunjungi stand-stand masing-masing sekolah dengan memberikan support dan apresiasi atas keikutsertaan mereka pada event ini.
Setelah selesai mengunjungi stand-stand kreatif sekolah, sampailah pada puncak acara yaitu Pengumuman Lomba-lomba yang telah dilaksanakan tadi pagi sampai sore.
     Syukur Alhamdulillah sekolah kita SMP Negeri 1 Leces masuk 10 besar se-Kabupaten dalam kategori “Green School Award”. Bapak Drs. Wiyono, M. Pd. selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Leces maju ke atas panggung untuk menerima penghargaan dalam bentuk piala, sertifikat, dan cindera mata dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu dari 10 Sekolah Adiwiyata yang terbaik.
Setelah acara puncak selesai, kemudian diisi oleh beberapa hiburan dari penari tradisional modern yang lincah nan apik dan di akhir-akhir menjelang penutupan acara menampilkan persembahan kolaborasi penyanyi dan grup band local yang semakin memeriahkan suasana malam minggu di Alun-alun Kota Kraksaan tersebut.








Tim Reporter
Kegiatan Lari Gembira      : Ach. Alfin Nur Aqili dan Putri Kenanga
Kegiatan Green Fest         : Desica Valda dan Reinhisa Kudo

Senin, 17 Agustus 2015

BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA RUNTUH - MENUMBUHKAN RASA PERSATUAN DAN KESATUAN MELALUI PERSAMI PRAMUKA 2015

Leces, 16 Agustus 2015
Liputan : Reinhisa Kudo

     Melanjutkan Program Rencana Kerja Tahunan SMPN 1 Leces Tahun Pelajaran 2015-2016, pada tanggal 15-16 Agustus 2015 SMPN 1 Leces telah mengadakan Perkemahan Sabtu-Minggu atau yang lebih kita kenal dengan singkatan PERSAMI.
    Kegiatan diselenggarakan di Lapangan Basket SMPN 1 Leces dengan diikuti oleh 186 siswa peserta Persami, 45 Dewan Kerja Sekolah (DKS), dan 12 pembina pramuka,
     Peserta telah siap di lokasi perkemahan mulai jam 14.15 WIB hari Sabtu, 15 Agustus 2015 dengan membawa perbekalan secukupnya dan yang beberapa diantaranya ditentukan oleh panitia penyelenggara.
Bpk Drs. Wiyono, M. Pd membuka pelaksanaan Persami
Beberapa dewan guru dan staf yang hadir

Upacara pembukaan jam 15.20 WIB dibuka oleh Bapak Drs. Wiyono, M. Pd. selaku Kamabigus dan Kepala SMPN 1 Leces. Dalam sambutannya, beliau member apresiasi yang baik tentang diadakannya kegiatan Persami ini, tak lupa juga beliau berinteraksi kepada seluruh penggalang dan sedikit mengulas tentang apa itu pramuka disela-sela sambutannya. Jam 15.37 WIB Persami resmi dibuka oleh Kepala SMPN 1 Leces.
    Usai upacara pembukaan para peserta diberikan waktu istirahat untuk menunaikan ibadah sholat Ashar berjamaah di masjid Al-Ikhlas SMPN 1 Leces.
   
Usai istirahat para peserta masuk arena perkemahan kembali untuk mengikuti permainan-permainan yang telah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara. Beberapa permainan yang diselenggarakan pada hari pertama Persami yakni Lomba Balap Karung, Balap Klompen Raksasa, dan Memasukkan Paku untuk peserta putri. Ketiga lomba ini terangkai menjadi satu waktu. Menurut Koordinator Kegiatan Kak M. Handono yang juga Pembina Pramuka di SMPN 1 Leces ketiga lomba ini dirangkai menjadi satu kesatuan agar dapat melatih penggalang untuk dapat bekerja sama dalam hal waktu, ritme bergerak, dan kekompakan. Lomba Balap Karung di desain double karung, jadi jika kedua penggalang tidak dapat mengatur ritme melompat dengan pas maka salah satu diantaranya akan terjatuh. Riuh sorak sorai kakak DKS dan supporter pemberi semangat semakin menggema menjadikan SMPN 1 Leces menjadi lautan penuh dengan kegembiraan.

    Disisi lain, tim peserta putra pun juga sedang berjuang mengikuti permainan tarik tambang dengan tetap pada posisi duduk. Jika sedikit saja mengangkat anggota tubuh saat menarik tambang, maka oleh panitia akan didiskualifikasi.
     Sekitar jam 17.00 WIB seluruh peserta makan bersama kemudian bersiap mengikuti Sholat Maghrib berjamaah di Masjid Al-Ikhlas SMPN 1 Leces. Setelah itu acara Jelajah Malam dengan Pawai Oncor berkeliling mengelilingi SMPN 1 Leces dengan membawa oncor dan membunyikan alat musik patrol dari bahan bambu.
Jam 19.30 WIB rombongan Pawai peserta tiba kembali di perkemahan berlanjut dengan kegiatan Istirahat dan Sholat Isya’ (ISHO).
Jam 20.00 WIB Acara puncak yakni Upacara Penyulutan Api Unggun dipimpin oleh Uni Sutarti, S. Pd. selaku Kamabigus SMPN 1 Leces.
     Setelah upacara Api Unggun dibubarkan, sebagaimana biasa selama api unggun menyala ditampilkan atraksi dan kreatifitas masing-masing regu untuk tampil di panggung yang disediakan oleh Panitia.
    
Hari kedua Minggu, 16 Agustus 2015
      Seluruh panitia dan peserta mempersiapkan diri untuk segera menunaikan ibadah Sholat Shubuh berjamaah pukul 04.30 WIB. Selesai sholat istirahat sebentar kemudian berkumpul di Lapangan Basket berbaris rapi untuk melenturkan otot-otot yang kaku dengan Senam Pagi bersama.

     Sambut pagi dengan senyuman. Mungkin itu kalimat yang pas pada pagi ini. Disela-sela senam hampir tak ada satupun diantara panitia dan penggalang untuk meluangkan sedikit saja waktunya untuk menekukkan raut wajah yang suram. Semua bergembira dan bersemangat selama mengikuti senam pagi.
     Jam 06.30 WIB breakfast bersama dengan berbagai pose yang menggelitik sebelum makan, tujuannya untuk mengajari rasa syukur atas nikmatnya makanan yang ada pagi ini. Selesai makan seluruh penggalang melaksanakan bersih-bersih perkemahan dan bersiap acara penjelahan pagi menelusuri desa-desa.
      Berikut liputannya tergambar melalui jepret Spensa :










     Adapun shoot lain dapat mengunjungi Facebook Fanpage SMP NEGERI 1 LECES. (RK)

Selasa, 04 Agustus 2015

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG - MASA ORIENTASI SISWA (MOS) BARU TAHUN AJARAN 2015-2016

July, 2015 -
Awal masuk ajaran baru, SMP NEGERI 1 LECES sedang punya gawe yaitu Masa Orientasi Siswa Baru Tahun ajaran 2015-2016. Masa Orientasi Siswa atau biasa disingkat dengan MOS di SMP Negeri 1 Leces diselenggarakan selama 3 hari yaitu mulai hari Senin, 27 Juli 2015 sampai dengan Rabu, 29 Juli 2015.
Pembukaan MOS Tahun Ajaran 2015-2016 di SMP Negeri 1 Leces

Kegiatan MOS dibina langsung oleh Pembina OSIS Baru selaku Kesiswaan Sekolah yaitu -Bapak Muhammat Hafit, SE. “Tahun ini SMP kami mengusung tema MOS : “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Dalam arti untuk lebih mengenal satu sama lain, jika saling mengenal maka komunikasi dapat terjalin. Batasan komunikasi juga dapat terbentuk, yaitu sopan santun kepada yang lebih tua, dan saling menghormati kepada yang lebih muda”, ujar beliau.

Sebanyak 194 siswa mengikuti kegiatan MOS yang terbagi menjadi 6 kelas MOS bernama Presiden RI mulai dari yang pertama dilantik yaitu Ir. Soekarno, Ir. BJ Habibie, H. Soeharto, Gus Dur, Megawati Soerkarno Putri, dan Susilo Bambang Yudhoyono dengan didampingi oleh 4 kakak OSIS di masing-masing ruangan tersebut.

Tujuan utama MOS adalah untuk mengenalkan peserta didik dalam lingkungan belajar yang baru agar memiliki kesiapan belajar yang baik. Mereka dikenalkan tentang fasilitas belajar, strategi belajar, kurikulum, tata tertib siswa, kultur akademik pada sekolah baru beserta lingkungan barunya, pendidik dan tenaga kependidikan serta teman-teman baik seangkatan maupun kakak-kakak kelasnya.

Perkenalan dapat terjalin ketika mengikuti materi bersama selama pelaksanaan MOS. Adapun materi-materi yang disampaikan selama pelaksanaan MOS :
1. Penghangat Suasana dan Pengenalan Sekolah
Pelatihan Baris-Berbaris Oleh Koramil Leces
Pengenalan tentang lokasi sekolah, ruang pembelajaran praktik terpusat seperti laboratorium dan perpustakaan sampai berbagai tips mengenai pembelajaran yang efektif.
2. Wawasan Wiyata Mandala
Menjelaskan ciri khas perbedaan dalam lingkungan Wiyata Mandala. Rasa memiliki, peduli dan menjaga kebersihan ataupun kerapian serta keindahan lingkungan sekolah. Bagaimana cara memperoleh, menjaga dan merawat barang.
3.  Hak dan Kewajiban Siswa
Perihal tata tertib siswa.
4. Bakti Lingkungan
Kegiatan peduli lingkungan sekolah dan sekitarnya.
5. Outbound
Permainan Balon, Estafet Bola Pingpong, Hulahoop, dan Tarik Tambang yang mana dapat membentuk kerjasama/kekompakan antar siswa, kesabaran, kecekatan, dan meRefreshkan otak agar tidak jenuh selama mengikuti MOS.
6. Pelatihan Baris-Berbaris
Melatih kedisiplinan siswa.

Baksos dari Dari Siswa Baru dserahkan kpada Pengurus OSIS
untu kenudian di sumbangkan kepada yang berhak.
Setelah rangkaian materi pelaksanaan MOS berakhir, tiba saatnya panitia MOS memberikan reward kepada siswa-siswi baru yang memiliki prestasi khusus selama pelaksanaan MOS melalui acara pensi kecil yang diselenggarakan di Masjid SMP Negeri 1 Leces (cuplikan-cuplikan pensi dapat dilihat dibawah ini atau LIKE Facebook Fanpage SMP NEGERI 1 LECES-cek album).


Posting by Reinhisa Kudo
Leces, 04 Agustus 2015




Pensi Oleh Panitia MOS untuk Reward Siswa Baru

Pengurus OSIS yang ikut mendukung kegiatan Pensi
Rangkaian Acara Pensi MOS



Minggu, 17 Mei 2015

PENGUKUHAN DEWAN KERJA SEKOLAH (DKS) PANGKALAN GUDEP SMP NEGERI 1 LECES DI PUNCAK BREMI

Apel pemberangkatan oleh Urusan Kesiswaan (Dra. Nanik)
Leces, 17 Mei 2015
Liputan : Mr. Didik Soed-Oke
      Sejumlah 5 regu penggalang terdiri dari 2 regu putri dan 3 regu putra  diberangkatkan oleh  Urusan Kesiswaan  SMP Negeri 1 Leces (Dra. Nanik) jum'at 14 Mei 2015 menuju bumi perkemahan Bremi. Dalam sambutannya  Dra. Nanik berpesan untuk bahwa regu yang diberangkatkan ke Bremi ini adalah regu terpilih sehingga diharapkan menjaga ketertiban mematuhi perturan tata tertib,  himbuan  ketua regu dan Kakak Pembina yang lain. Lebih penting lagi menjunjung tinggi nama baik Gudep SMPN 1 Leces. Demikian Nanik memberikan sambutan pada apel  pemberangkat an ke Bremi. Kegiatan ini nantinya berlangsung hingga hari Sabtu, 17 Mei 2015 jam 15.00 WIB.
Apel Pemberangkatan
Menurut Handono, pembina Pramuka SMPN 1 Leces bahwa Kegiatan ini terlaksana sebagai realisasi Program Kerja Gudep SMPN 1 Leces 2014/2015 di penghujung tahun pelajaran, diharapkan terlaksana kegiatan pramuka di SMPN 1 Leces terlaksana dengan efesktif dan efisien. Pembina Ekstra Kurikuler Pramuka I'in Pramuka Iin Indrawati selanjutnya memimpin do'a bersama  agar senantiasa dalam melaksanakan kegiatan ini mendapatkan lindungan Tuhan Yang Maha. Esa
     Selanjutnya semua regu dengan didampingi Pembina Pendamping dan Dewan Kerja Ranting Gerakan Pramuka Leces diberangkatkan dengan menggunakan 3 kendaraan Bison dan Elf menuju ke Bremi tepat jam 03.30 WIB.
Atas : Pembina Pramuka  Bawah Kak Handono dan Kak Iin Indrawati
 
        Tujuan perkemahan adalah di Ayer Dingin Bremi. Secara geografis, Gunung Argopuro termasuk Cagar Alam Dataran Tinggi Iyang seluas 15.000 ha, terletak di sebelah utara Jember dan barat daya Bondowoso, dan sebelah barat Probolinggo Jawa Timur. Dari segi administratif, terbagi dalam tiga wilayah kabupaten, yaitu
Probolinggo, Jember, dan Situbondo. pendakian Argopuro teramat unik. Menantang setiap penjelajah untuk mendakinya.
Betapa tidak, tanjakan dan turunan silih berganti menyambut. Sebelum puncak
digapai, medan bergelombang itu seperti tiada habisnya. Lebih eksoktik lagi keindahan alam Bremi di hiasi dengan 2 Air terjun yang Indah
Bloger Bersama Pembina dan Peserta
Air terjun menambah pesona eksotik yang luar biasa. Memang tidak mudah untuk mencapai air terjun. Bloger mencoba  meniti keindahan  air terjun    ini. Perjalanan dari Probolinggo melewati Pajarakan-Krucil memang memerlukan konsentrasi tinggi. untuk menuju Ke air terjun, melalui jalan pos PT Perhutani  (Jalan Utara Masjid Al-Barokah ke TImur). Selanjutnya  harus menempuh jalan Kaki kurang lebih 7 km. Beruntung Bloger waktu itu ditemani oleh Kak Iin Indrawati dan Kak Yanuar yang rela menjemput Bloger dari Pos Perhutani. Perjalanan semula Indah menikmati rimbunnya hutan mohoni dan kopi setelahnya harus melewati jalan setapak. Menjelang 5 km selanjutnya perjalanan dihadapkan pada 2 (dua) pilihan yakni jalan setapak atau jalan melalui pipa air bersih.

Meniti Jalan setapak atau meniti pipa air agar sampai tujuan
Menuju air terjun yang tercepat adalah dengan meniti pipa air namun karena membutuhkan keseimbangan prima dan riskan apabila jatuh karena bloger membawa perangkat.
       Beruntung Kak Iin Indrawati rela untuk membawa ransel Bloger yang berisi camera dan handycam. memang terlalu resiko bila melewati pipa air minum resiko licin, jatuh itu menjadi bumbu penyedap meniti hingga sampai air terjun.  Bila melewati sungai beberapa dianyaranya memang dangkal namun batuan  besar licin dan suhu air sungai teramat dingin.
       Beberapa peserta DKS sepertinya lebih nyaman melewati jalan setapak daripada berisiko melewati pipa Air Minum. Ini lebih aman dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan.
Usai apel pagi pengukuhan DKS SMPN 1 Leces

Keindahan Eksotik Bremi
Setiba di air terjun dengan nyaman dan semangat yang luar biasa akhirnya tujuan tercapai.
        Disinilah disaksikan tebing dan deburan air terjun . Ikrar DKS diucapkan akan senantiasa dengan tulus ikhlas mengabdikan diri dalam mengemban tugas-tugas di Gugus Depan SMPN 1 Leces. Senantiasa berbudi pekerti luhur dalam mengabdikan diri Melalui Gerakan Pramuka di SMPN 1 Leces.
       Cuaca cukup terang meski sinar matahari terhalang oleh tebing sekitarnya. Kurang lebih selama 2 jam berada di air terjun selanjutnya perjalanan  kembali Ke Ayer Dingin.  Beberapa jalan dilalui termasuk melewati tebing yang menyerupai Stalakmit. Beberapa diantara peserta minta untuk di abadikan disana.
Sang Penolong Bloger : Kak Iin dan Kak Yanuar
Tak bosan-bosanya perjalan ini menambah semangat untuk kembali ke Perkemahan di Ayer Dingin  Bremi.
Sepanjang perjalanan meniti jalan setapak untuk mendapatkan pengalaman yang tak pernah terlupakan.
Jayalah Pramuka SMPN 1 Leces, Semoga menjadi Pribadi yang tangguh, ulet, berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab.

(Mr. Didik Soed- Oke / 17/05/2015)